oleh

Bupati Panca Hadiri Rakornas Penanggulangan Bencana Tahun 2024

-Daerah, dibaca 397 x
Bandung.Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar S.,H, didampingi Asisten I Setda Ogan Ilir Dicky, Kepala BPBD Ogan Ilir dan Kepala Perangkat Daerah terkait hadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) tahun 2024 pada sidang-sidang Komisi kebijakan dan strategi dan tata kelola penanggulangan bencana. Rabu (24/04/2024) Bertempat diPuliman Bandung Grand Central Jl. Diponegoro No. 27 Citarum Kec. Bandung Wetan Kota Bandung Jawa Barat
 
Hadir langsung Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. K.H. Ma'ruf Amin
 
Sebanyak 447 BPBD yang terdiri dari 36 BPBD Provinsi dan 411 BPBD Kabupaten/Kota se-Indonesia menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana (Rakornas PB) 2024, di Kota Bandung
 
Ketua Panitia Rakornas PB 2024, Raditya Jati mengatakan bahwa penerapan teknologi dan inovasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanggulangan bencana di tanah air yang mana kejadian bencananya memiliki kecenderungan meningkat setiap tahun.
 
Melalui penerapan teknologi dan inovasi, diharapkan semua pihak dapat melakukan berbagai hal, " seperti meningkatkan kemampuan deteksi dini dan prakiraan bencana, memperkuat sistem peringatan dini dan komunikasi kebencanaan, meningkatkan efektivitas evakuasi dan penyelamatan korban bencana, mempercepat pendistribusian bantuan kemanusiaan, serta membantu pemulihan pasca bencana, " ujarnya.
 
Bupati Panca Wijaya Akbar mengatakan bahwa Pemkab Ogan Ilir siap mengikuti instruksi dari pemerintah pusat terkait penerapan teknologi dan inovasi menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi penanggulangan bencana khususnya di daerah, khususnya di kabupaten Ogan Ilir sesuai dengan tema pada rakornas yaitu " Pengembangan Teknologi dan Inovasi dalam Penanggulangan Bencana ".(RED-wn)
Sertifikat
Sertifikat kampung English
Piagam 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments