oleh

KAMPUNG SAYUR CEMPAKO, 26 ILIR

-Opini, dibaca 224 x

Series: Lesson to Learn from English Camps 2024

 
Oleh: 
Aliya Fitri Al Zahra, Sarah Rufaidah, Akhirtun Nuraini, Manna Agracia Yulina Simanullang, Mutia Fajriani, Aprilia Sari, Qanita sajidah, Nimas Ayu Shinta Wardhany

(Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, FKM Unsri)
 
 
Gambar: Gapura Kampung Sayur Cempako (Dokumentasi tim penulis).
 
Siapa menduga ditengah kepadatan dan keramaian kota Palembang, terdapat suatu permata tersembunyi yang tidak banyak orang ketahui. Kampung Sayur Cempako namanya, terletak di Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang. Di tengah tengah gemerlap kota, kampung ini menawarkan suasana yang berbeda : sebuah kampung yang bersih, sehat, mandiri dan berprestasi.
 
Keberadaan Kampung Sayur Cempako menyadarkan kita akan pentingnya kebersihan lingkungan dalam mendukung kesehatan masyarakat. Kampung ini juga berhasil membuktikan bahwa dengan mengelola sumber daya lokal secara mandiri yaitu budidaya TOGA (Tanaman Obat Keluarga), masyarakat bisa meningkatkan taraf hidup mereka. Selain itu, keberhasilan Kampung Sayur Cempako juga tercermin dari berbagai prestasi yang telah diraih.
 
Berikut adalah beberapa observasi tim mahasiswa FKM Unsri selama English Camps di kelurahan 26 Ilir di Kota Palembang: 
 
FOTO 1: Inovasi Barang Bekas
 
Gambar 1: Kreativitas masyarakat memanfaatkan barang bekas (Dokumentasi tim penulis).
 
Pemanfaatan barang bekas merupakan cerminan dari kreativitas dan inovasi masyarakat dalam menjaga lingkungannya. Upaya ini tidak hanya untuk mengurangi limbah sampah, tetapi juga mempercantik lingkungan sekitar. Contohnya pada foto diatas penggunaan tong bekas menjadi kotak sampah, botol plastik yang dijadikan sebagai hiasan tempat duduk, dan ban bekas dijadikan pot tanaman.
 
FOTO 2: Budidaya Taman TOGA (Tanaman Obat Keluarga)
 
Gambar 2: Taman TOGA inovasi mandiri kesehatan masyarakat (Dokumentasi tim penulis).
 
Berdasarkan foto diatas terdapat beberapa contoh TOGA (Tanaman Obat Keluarga) yaitu tanaman sirih, daun stevia, bawang dayak, serta tanaman hidroponik bayam brazil.  Berdasarkan penjelasan inisiator kampung sayur tanaman-tanaman tersebut memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, tanaman sirih sangat berguna untuk melancarkan pencernaan, daun stevia sebagai pengganti gula alami yang aman untuk penderita diabetes, bawang dayak yang bisa mengurangi gejala rematik, dan bayam brazil bisa mencegah anemia. Dengan adanya taman TOGA ini, masyarakat dimudahkan dalam mengakses tanaman yang bermanfaat bagi kesehatan.
 
FOTO 3: Prestasi Kampung Sayur Cempako
 
Gambar 3: Cermin keberhasilan Kampung Sayur Cempako (Dokumentasi tim penulis).
 
Dapat dilihat dari foto diatas banyak sekali prestasi yang telah dicapai Kampung Sayur Cempako, diantaranya seperti Pemenang Pemanfaatan Obat Keluarga dan Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional tingkat Provinsi Sumatera Selatan tahun 2023, Juara kategori Toilet Kampung Kreatif Kota Palembang tahun 2023, dan berbagai sertifikat kegiatan lainnya. Berbagai prestasi ini membuktikan bahwa kerjasama masyarakat dapat menghasilkan sesuatu yang bernilai.
 
Jika saya seorang peneliti Epidemiologi: Jika saya seorang peneliti maka saya akan meneliti lebih lanjut mengenai Pengetahuan Keluarga terhadap Pemanfaatan TOGA (Tanaman Obat Keluarga) Jenis Rimpang untuk meningkatkan Imunitas Tubuh di Salah Satu Kampung di Kota Palembang: Pendekatan studi desain cross sectional. Tim peneliti akan melakukan survei dan mencari informasi menggunakan kuesioner melalui formulir dengan sample penelitian masyarakat yang sudah berkeluarga. Kuesioner berisi pengetahuan tentang TOGA jenis rimpang dan pemanfaatan TOGA untuk kesehatan. Variabel dependen adalah imunitas tubuh keluarga. Variabel independen adalah pengetahuan keluarga tentang TOGA yang mencakup pengetahuan jenis rimpang, pemahaman manfaat, dan cara penggunaan TOGA untuk meningkatkan imunitas tubuh. 
 
Leason to learn: Kampung Sayur Cempako merupakan contoh ideal dari Kampung BERSERI (bersih, indah, mandiri) dan Kampung Berprestasi. Dengan menggunakan barang-barang bekas yang ada disekitar, masyarakat dapat mengembangkan kreativitasnya dengan menghasilkan karya seni yang bisa digunakan untuk memperindah lingkungan. Selain itu mendaur ulang juga bisa digunakan sebagai solusi ramah lingkungan untuk mengurangi limbah sampah dan membuat lingkungan menjadi sehat. 
 
Secara mandiri masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang tersedia untuk membudidayakan tanaman TOGA (Tanaman Obat Keluarga), hal ini juga bisa bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Kampung Sayur Cempako juga membuktikan bahwa lingkungan yang bersih, indah, sehat dan mandiri mampu mendukung kesuksesan berprestasi dalam berbagai bidang kehidupan.
 
Kampung Sayur Cempako dengan keunikan dan keberhasilannya menjadi bukti nyata bahwa kebersihan, kesehatan, kemandirian, dan prestasi dapat dicapai bersama-sama bahkan di tengah hiruk pikuk kota besar seperti Palembang. Terciptanya kampung ini menunjukkan bahwa perubahan positif dimulai dari masyarakat itu sendiri, setiap masyarakat memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi asalkan ada kemauan dan kerjasama yang kuat.
 
Editor : Najmah dan Pak Rudi
 
Sertifikat
Sertifikat kampung English
Piagam 3

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

1 comments

  1. Gambar Gravatar Yehezkiel Alexander Gokla berkata:

    Kerenn