oleh

Aku adalah Bos Tubuhku – Edukasi Seks Sejak Dini pada Anak-Anak di English CAMPung

Reportase: Citra Ayu Ar Rahma, Tia Maharani & Chynta Rahma Vanvie

 
Palembang – English CAMPung yang merupakan salah satu program dari Kampung Pandai 13 Ulu pada tanggal 25 Desember 2021 telah memasuki minggu ke-2. Kegiatan English CAMPung ini dilaksanakan dari tanggal 18 Desember 2021 sampai dengan tanggal 15 Januari 2022 
 
setiap hari sabtu pukul 14.00-16.00 sore. Kegiatan ini dilaksanakan di 4 lorong yang terletak di 13 Ulu Kota Palembang, antara lain Lorong Waspada, Lorong Agung I, Lorong Beringin Jaya, dan Lorong Sehat.
 
Suasana kegiatan minggu ke-2 terasa amat berbeda, pasalnya Palembang diguyur hujan seharian, banyak wilayah yang tergenang air. Sedari pagi media sosial telah penuh dengan update-an banjir disana sini. Hampir sebagian masyarakat mengurungkan niatnya untuk berlibur santai dan memilih berdiam diri di rumah. 
 
Hanya satu yang tidak hilang hari ini, yaitu euphoria anak-anak di tepian Sungai Musi untuk mengikuti kegiatan English CAMPung. Senyum riang dengan menenteng payung dan tas warna-warninya, mereka siap berkumpul dan memulai kegiatan minggu ke-2. 
 
Fokus pembahasan minggu ke-2 di English CAMPung mengenai "Aku adalah Bos Tubuhku". Tema kegiatan ini dianggap penting pasalnya kasus pelecehan seksual khususnya yang terjadi kepada anak dibawah umur membuat resah berbagai pihak khususnya orang tua. 
 
Namun kenyataannya, edukasi tentang seks masih dianggap tabu di masyarakat. Pengenalan seks sejak dini seperti mengajarkan batasan-batasan yang tubuh yang harus dijaga dan informasi mengenai anggota tubuh yang tidak boleh dijamah oleh sembarang orang. Hal tersebut dilakukan untuk meningkat pemahaman serta mengurangi kemungkinan terjadinya pelecehan seksual.  
 
Anak-anak Lr. Beringin antusias mengenal anggota tubuh (photo: Najmah MPH, Ph.D)
 
Penjelasan mengenai anggota tubuh yang boleh dan tidak boleh disentuh di lr. Sehat (Photo: Chynta R V)
 
Tak hanya itu, penerapan pembelajaran mengenai "Aku adalah Bos Tubuhku" juga dikenalkan melalui lagu yang berjudul “Kujaga Diriku: Sentuhan Boleh, Sentuhan Tidak Boleh” ciptaan Sri Seskya Situmorang. Lagu ini dinyanyikan dengan gerakan-gerakan yang memperagakan bagian mana saja yang boleh disentuh dan bagian mana yang tidak boleh disentuh oleh orang lain. Lagu karangan beliau berisikan informasi dan pembelajaran terkait pendidikan seks yang dikemas ringan tetapi tetap mengedepankan pesan moral sehingga lebih mudah dipahami oleh anak-anak. 
 
Selain membahas topik tersebut, diselipkan juga beberapa kegiatan yang dapat menarik minat dan anemo peserta English CAMPung, diantaranya kegiatan bermain BP (mainan karakter kertas) sebagai media untuk memperkenalkan anggota tubuh, mewarnai, dan story telling bersama Kak Rahma dan Hana guna membentuk karakter anak melalui dongeng mengenai kisah-kisah teladan dalam Al-qur’an. Gelak tawa yang terpancar dari anak-anak tiap Lorong membuat kegiatan minggu ke-2 makin semarak. 
 
Kak Rahma dan Hana sedang mendongeng kisah teladan (Photo: Chynta R V)
 
Anak-anak English CAMPung sangat riuh saat mendapatkan hadiah mainan BP sambil mendengarkan arahan kakak volunteer tentang cara melindungi anggota tubuh sendiri. Mereka tak sabar untuk segera bermain bersama selepas kegiatan. Saat sorepun, ketika kegiatan telah usai beberapa anak masih bermain BP, melakukan role play dengan teman-temannya sambil menyantap kumbuh kacang dan klepon produksi nenek-nenek pelestari makanan bingen.  
 
Anak-anak Lr. Agung I memegang mainan BP (Photo: Febi Anananta)
 
Anak-anak Lr. Agung I mewarnai I Love My Body (Photo: Febi Anananta)
 
Diharapkan dengan dilaksanakan program ini, peserta kegiatan khususnya anak-anak  dapat menerapkan ilmu yang dipelajari mengenai I Love My Body dan anak-anak juga diajaran 3 aturan penting tentang “Aku adalah Bos Tubuhku” dan isi dari 3 aturan tersebut adalah 
 
1. Hanya Aku yang boleh menyentuh tubuhku
 
2. Aku tidak boleh menyentuh tubuh orang lain
 
3. Orang lain tidak boleh menyentuh tubuhku
 
Dan jika ada yang memaksaku, aku akan bilang “Hentikan” “Aku tidak suka” (sambil berteriak tolong). 
 
(Anak-anak Lrg. Beringin Bersama Kak Rahma dan Hana sedang mencicipi Kue Kumbuh Kacang)
 
Dan dalam pembelajaran 3 aturan penting tentang “Aku adalah Bos Tubuhku” volunteer ikut memeragakan kata-kata diatas agar anak-anak akan menirukannya. Semoga program ini dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, yakni dengan turut berkontribusi dalam membentuk generasi penerus bangsa yang berkarakter, berwawasan dan berperilaku yang baik. Selain itu, khususnya dengan diangkatnya topik edukasi seks sedari dini diharapkan dapat menurunkan angka terjadinya kasus pelecehan seksual yang dialami oleh anak-anak.
 
Dan berikut lirik lagu Kujaga Diriku : Sentuhan Boleh Sentuhan Tidak Boleh (Cipt : Sri Seksya Situmorang)
Sentuhan boleh 
Sentuhan boleh 
Kepala tangan kaki 
Karena sayang karena sayang 
Karena sayang 
 
Sentuhan tidak boleh 
Sentuhan tidak boleh 
Yang tertutup baju dalam 
Hanya diriku hanya diriku 
Yang boleh menyentuh
 
Sentuhan boleh 
Sentuhan boleh 
Kepala tangan kaki 
Karena sayang karena sayang 
Karena sayang
 
Sentuhan tidak boleh 
Sentuhan tidak boleh 
Yang tertutup baju dalam 
Katakan tidak boleh
Lebih baik menghindar, 
Bilang ayah ibu
 
Editor : Nur Zihan Ariqa
 
Sertifikat
Sertifikat kampung English
HKN
STIa

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Komentar

0 comments